Pernah Bangun Mecca Metro di Arab, Ini 5 Fakta CRCC yang Minati Proyek di Indonesia

    0
    9
    Pernah Bangun Mecca Metro di Arab, Ini 5 Fakta CRCC yang Minati Proyek di Indonesia

    Perusahaan konstruksi China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) tertarik untuk mengerjakan proyek-proyek besar di Indonesia. Perusahaan konstruksi China menyampaikan niatnya ketika mengunjungi Kantor Kementerian Urusan Maritim, Senin (2/9).

    Perusahaan konstruksi Cina & # 39; Ketertarikan untuk mengerjakan proyek-proyek di Indonesia ditemukan setelah Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan tujuan kunjungan CRCC. Maksudnya adalah CRCC ingin mengadakan proyek kereta cepat Jakarta – Surabaya, pembangunan ibu kota baru, dan pembangunan perumahan murah di Jonggol.

    Menarik untuk ditinjau, ternyata CRCC dikenal sebagai salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Cina. Bahkan, kegiatan bisnisnya yang diperluas di banyak negara telah mengubah perusahaan ini menjadi perusahaan konstruksi terbesar di dunia.

    Ada banyak fakta tentang perusahaan konstruksi China Railway Construction Corporation Limited (CRCC). Apa faktanya? Jangan, perhatikan.

    Baca juga: Dapat Dimulai Tanpa Modal! 7 produk yang menjual secara online ini selalu laris manis

    1. Perusahaan konstruksi CRCC didirikan pada 5 November 2007 dan berstatus BUMN

    Perusahaan konstruksi
    CRCC

    China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) didirikan pada 5 November 2007. Di Cina, CRCC disertakan perusahaan konstruksi status terbesar adalah milik Pemerintah Tiongkok alias BUMN Tiongkok.

    Dengan status ini, CRCC ditempatkan di bawah administrasi Komisi Pengawasan Aset dan Administrasi (SASAC) milik negara. Posisi komisi khusus Pemerintah Cina secara langsung berada di bawah Dewan Negara.

    2. Bisnis CRCC di sektor konstruksi dengan berbagai subsektor, termasuk pengembangan real estat

    Perusahaan konstruksi
    CRCC

    Seperti dijelaskan sebelumnya, China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) adalah perusahaan yang bisnisnya bergerak di sektor konstruksi. Dari sektor konstruksi, perusahaan konstruksi ini memperluas aktivitas bisnisnya.

    Beberapa bisnis yang termasuk dalam cakupan CRCC adalah kontrak proyek, konsultasi desain survei, manufaktur industri, pengembangan real estat, logistik, investasi dalam perdagangan barang dan bahan, dan jasa keuangan.

    Baca juga: Tidak Perlu Modal Besar, 15 Bisnis Ini Dapat Dijalankan dengan Uang Rp 10 Juta

    3. Berpengalaman mengerjakan proyek-proyek di negara ini dan proyek-proyek di banyak negara, dari Arab Saudi hingga Bangladesh

    Perusahaan konstruksi
    CRCC

    Sebagai perusahaan konstruksi, CRCC memiliki banyak pengalaman dalam menangani proyek-proyek besar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. CRCC terdaftar sebagai perusahaan yang menyelesaikan proyek kereta ekspres Beijing – Shanghai.

    Saat berada di luar negeri, CRCC sedang mengerjakan proyek di banyak negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika Tengah dan Karibia. Di Arab Saudi perusahaan konstruksi Cina sedang mengerjakan proyek fasilitas transportasi cepat, yaitu Mekah Metro senilai 6,7 juta riyal pada 2010.

    Di Bangladesh, CRCC diketahui bekerja di proyek jembatan layang Dhaka Elevated Expressway, yang memulai konstruksi pada 2011. Proyek jembatan layang pertama dikatakan bernilai US $ 1.062 miliar.

    Di Turki CRCC terlibat dalam konsorsium yang bekerja pada proyek kereta cepat Ankara – Istanbul, yang dibuka pada 2014.

    4. Penghasilan yang tercatat 730 miliar Yuan pada 2018

    Perusahaan konstruksi
    CRCC Mencatat Ratusan Miliar Keuntungan

    Dengan banyaknya proyek besar yang ditangani, CRCC membukukan pendapatan (pendapatan) yang cenderung naik setiap tahun. Pada 2018, perusahaan konstruksi ini akan menghasilkan 730,12 miliar Yuan. Jika nilai satu Yuan pada tahun 2018 adalah sekitar Rp 2.000, itu berarti bahwa pendapatan CRCC sekitar Rp 1.460 triliun.

    Seperti yang diinformasikan StatistaPenghasilan ini meningkat dibandingkan dengan 2017 yang mencapai 680,98 miliar Yuan. Bahkan lebih tinggi dari tahun 2016 yang mencapai 629,33 miliar Yuan dan pada 2015 yang mencapai 600,54 miliar Yuan.

    Sementara pada 2014, CRCC mendapat pemasukan sekitar 591,97 miliar Yuan. Dengan pendapatan sebesar itu, perusahaan konstruksi ini dinobatkan sebagai perusahaan konstruksi terbesar di dunia pada tahun 2014 oleh Engineering News-Record (ENR).

    5. Terdaftar sebagai perusahaan publik sejak 2008 dan memiliki nilai saat ini US $ 22,8 miliar

    Perusahaan konstruksi
    Perusahaan di China (Shutterstock).

    Dalam hitungan bulan sejak didirikan pada 5 November 2007, CRCC tercatat di bursa saham pada Februari 2008. Perusahaan konstruksi tersebut terdaftar di Shanghai Stock Exchange (SSE) dan Hong Kong Stock Exchange (HKSE).

    Sejak terdaftar di kedua bursa, nilai CRCC telah menyentuh puluhan miliar dolar. Nilai atau kapitalisasi pasar perusahaan Cina ini menurut Forbes US $ 22,8 miliar atau sekitar Rp324 triliun.

    Sekarang, itulah beberapa fakta tentang China Railway Construction Corporation (CRCC), sebuah perusahaan konstruksi dari China yang ingin mengerjakan proyek-proyek besar di Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here